Selasa, 01 November 2016

Kenapa Aku Selalu Merasa Sendirian?

Kenapa aku selalu merasa sendirian? Kalian tahu kenapa? Aku juga ga tau. Terkadang aku berfikir kalau aku sudah memiliki kelainan jiwa atau apalah. Rasanya juga bersemangat kalau aku diajak pergi memeriksa kejiwaanku.

Entah kenapa aku merasa begitu. Disekolah aku punya banyak teman tapi mereka tidak sehati denganku jadi aku sulit bersosialisasi dengan mereka. Disekolah banyak teman perempuan yang dekat dengan beberapa anak laki-laki dengan mudahnya. Aku sangat iri. Terkadang aku ingin menangis sambil menceritakan ini kepada beberapa teman tapi itu tidak mungkin. Nanti mereka akan bilang aku gila.

Teman-teman perempuan sering bercerita kalau mereka sedang dekat dengan si ini, si itu. Aku dekat dengan siapa ??? Pftt. Aku hanya dekat dengan sketchbook dan alat tulisku.

Teman-teman disekolah selalu sibuk dengan ponsel pintar mereka. Aku tidak memiliki teman untuk diajak berbicara. Oh iya. Belum lama ini aku meninju pipi teman laki-lakiku. Beberapa teman jadi menjauhiku. Aku tidak punya teman. Tapi ketika mereka ingin meminta perfume atau alat tulis, mereka akan berubah 180 derajat. Dasar.

Belum lama ini juga seorang kakak kelas berkata,"Maria, kalau kau merasa sendirian, jangan kelihatan down   banget. Kau udah kayak sendirian banget". Pernyataan kakak kelas ku yang sepertinya memang mengerti aku itu selalu aku pikirkan.

Aku mulai nge-search "Ciri-ciri orang yang kesepian". Aku mendapat sebuah artikel lalu membacanya. Semuanya hampir pas dengan diriku.

Di artikel, mencantumkan bahwa orang kesepian memiliki barang kesayangan. Ya, aku punya skecthbook ku. Aku sering menggambar di atas sketchbook ku. Aku terkadang menulis isi hatiku jika aku tidak dapat berbagi perasaan dengan yang lain. Aku selalu membawanya kemana-mana.

Di artikel mencantumkan bahwa orang kesepian selalu tertawa berlebihan saat mengobrol. Ya, itu aku. Aku tertawa sampai terbahak-bahak pada candaan kecil sekalipun. Padahal teman-temanku yang lain tidak tertawa bahkan tersenyum.

Astaga. Bagaimana ini??

Selasa, 21 Juni 2016

One Day in Thailand

Haloooo. Helloooo. Annyeonghaseyo. Konnichiwa. Sawadee Kha. Aku balik lagi bawa sesuatu yang mau aku sampaikan (?). Sudah sekian lama aku ga nge-post akhirnya aku punya topik yang bisa di sampaikan. Ga ada yang kangen. Baiklahhh. Kali ini aku mau ceritain liburan aku minggu ini sama ke reader semua. Gini nih ceritanya.

Juni ini, aku check kesehatan bareng emak di Penang, Malaysia. Hasil check ku bagus, bersih, tidak ada apa-apa. Tapi kenapa malam sebelum check aku kejang-kejang kecil? :(. 

Pemandangan dari balkon apartment. Di Pematangsiantar ga ada pemandangan kaya gini :)


Sesuai dengan rencana awal. Kalau masih ada cukup uang dan hasil check kesehatan bersih, kita bakal jalan-jalan ke Hatyai. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Hatyai dua hari setelah check. Kami pergi dengan 2 orang teman sekamar kami di apartment di Penang. Sesama orang Indonesia juga.

Di Hari-H, kita berangkat dari pukul 5. Kita naik Van. Supirnya agak nyebelin. Diajak ngemeng kaga bisa. Ternyata supirnya orang Thai, Waduh. Di sepanjang perjalanan aku hanya dengerin musik. 

Beberapa jam kemudian kita sampai di perbatasan. Kita disuruh isi formulir dan banyak lagi. Repot banget. Dari pengalaman ini aku belajar kalo mau jalan-jalan jangan lupa bawa PEN! Dan biar engga ngerepotin lewat jalur udara, itupun kalo uang cukup naik pesawat.

Dari perbatasan, kita berhenti di sebuah loket. Tepatnya loket di Hatyai. Hatyai sepi men. Di loket itu, kita berbingung ria karena engga tau harus kemana. Ternyata salah satu supir loket itu bisa bahasa Melayu. Dia tawarin kita diajak keliling Hatyai. Yaudin, emak gue terima dari pada bengong kelamaan di loket.

Sebelum kita jalan, kita ke money changer dulu. Setelah itu kita jalan deh. Perjalan pertama kita ke tempat patung Dewi Kwan Im. 

emak ku

duduk nyantai

Patungnya mungkin di dalam kuil. Aku merasa pusing dan mual. Yap. Kepala ku kumat lagi. Jadi kita cuma berada sebentar di sini. Sayang banget ya. Padahal pemandangan bagus banget. Tapi panas disini.

Perjalanan kedua, kita pergi ke Samila Beach. Pantai nya keren bruh. Ada patung putri duyung dari emas yang diletakkan di tengah pantai.





Meskipun disini puanas, kita disuguhi pemandangan yang indah. Sungguh ciptaan Tuhan tiada duanya. Di sepanjang jalan menuju pantai juga berjejer foodstall dan juga cendera mata yang bisa dibilang mahal yow. Aku beli 8/7 gantungan kunci harganya 100 Baht. Jangan khawatir. Penjualnya bisa berbahasa Melayu. Makanan disini juga enak.

Dari Samila Beach, kami pergi ke sini nih. Aku lupa nama tempatnya apa. Maklum, aku cuma melongo di Van.




Dari situ kami diajak pergi ke patung Buddha tidur. Patungnya belum jadi sih. Pengunjung juga sedikit. Cuaca juga panas.




Keren ga? Heheheh. Keliatan ya cuaca nya panas. Gambarnya cerah tanpa perlu di edit. Nah, setelah cape jalan, kita makan di sebuah restoran. Kami memesan satu porsi Tom Yum dan ayam goreng tepung. Jangan lupa pakai nasi ! :D




Nih, ya. Aku mau kasih tau. Buat yang udah pernah makan Indomie Tom Yum. Jangan langsung bilang Tom Yum yang asli memiliki rasa yang sama dengan Indomie Tom Yum. Yang asli tuh enak banget. Rasanya pedes-pedes asam. Cocok untuk lidah kita orang Indonesia. Waktu menikmati Tom Yum emak ku asli keenakaN. Katanya cocok. Biasanya kalo emak ku makan diluar dia banyak cek cok. Jarang dia muji sebuah makanan luar.

Sesudah kenyang, kita beli ole-ole khas Thai. Aku dan emak cuma beli nasi coklat dan seaweed. Selesai sudah perjalanan kami di Hatyai. Kita pun membayar upah si Tourist Guide dadakan kami, say Thankyou and Bye.



Dari Hatyai, kita kembali ke Penang. Sesampai nya di Penang, teman sekamar kami beres-beres karena besoknya mereka akan pulang. Sedang kan aku dan emak pulangnya lusa. 

Emang sih, perjalanan kami ini pendek. Karena memang tidak direncanakan dengan pasti. Uang yang kami bawa juga pas-pasan.

Ada yang tertarik mengunjugi Thailand?

Jangan lupa comment :D

Terimakasih.



Rabu, 20 April 2016

The Ngenest Girl Ever ( Kisah Cinta Paling Ngenes )

Wassup Eonni-deul, Wassup Oppa-deul, Wassup Onii-chan :v (kayaknya artinya sama aja deh artinya).
Gue balik lagi membawa uneg-uneg yang mungkin sedihnya cetar membahana badai halilintar ulala banjir longsor tsunami.

Kali ini gue mau nulis tentang cerita cinta gue. Gue masih umur 15 dan gue sebenarnya kecepatan puber dan para reader harap maklum dengan cerita cinta gue ini. Langsung aja.

Gue itu memulai masa pubertas waktu kelas 5 SD semester 2. Bisa dibilang badan gue bongsor akibat waktu kecil gue sering konsumsi obat dan dikasih asupan berlebih karena gue waktu kecil punya suatu penyakit dan puji Tuhan gue udah sembuh.

Otomatis gue wajib mengalami yang namanya menyukai lawan jenis pada umur gue yang masih dini. Waktu SD kelas 6 gue suka sama seorang cowo yang paling ganteng di kelas. Sebut saja namanya "K". Jadi, waktu gue udah mulai akrab dengan si K ini, gue SMS ke dia kalo gue suka sama dia. Dia nya respon dengan cara yang bikin gue sedih. Dia jadi jauhin gue. Sakit. Tapi saat kelas 6 semester 2, kita jadi sahabatan. Waktu ada kegiatan retreat dari sekolah, gue satu bus dengan si K. Kita sms-an padahal jarak kita cuma terpisah dengan beberapa bangku. Pokoknya hubungan kita membaik dan kita tetap menjadi teman sampai sekarang.

Oh iya. Waktu kelas 6 juga gue pernah di tembak sama cowo yang bisa dibilang "ngga tipe semua orang". Sebut saja dia si "A". Gue nerima dia karena gue cuma sekadar menghargai :v kesian sih soalnya semua cewe yang dia tembak pada nolak semua. Tapi si A ga tau diri. Bisa-bisanya dia selingkuh. Untung-untung tuh orang mau gue terima.

Waktu kelas 2 SMP, gue LDR-an sama cowo asal Gorontalo :v. Sebut saja namanya "Z". Z ini adalah mantan terindah bro. Gue aja belum bisa mupon dari dia. Emang yah yang namanya cowo AB itu bikin kangen. Kita berdua kenalan dari dunia "ROLEPLAYER" atau yang biasa disebut Bermain Peran. Kita bermain peran di BBM. Gue waktu itu berperan sebagai member SNSD dan dia berperan sebagai Sano Gaku. Ya awalnya cuma menjadi couple pajangan eh ternyata bisa jadi cinta betulan. Dia satu-satunya cowo yang bisa bikin gue senyam-senyum liatin HP. Saking asiknya pacaran sampe lupa kapan tanggal jadian. Dengan alasan yang tidak jelas kita berdua berpisah.

Waktu kelas 3 SMP, gue suka sama teman sekelas gue. Sebut saja namanya "F". Kita mulai akrab saat gue mulai ikut main Band. Setiap gue latihan bareng member gue, dia pasti ikut. Setiap gue main keyboard, pasti dia muji gue. Gue keren lah, gue hebat lah. Dia juga suka kalau gue nyanyi. Gue suka sama dia berawal dari dia nolongin gue beserta member gue ngejar angkutan kota sehabis latihan band. Kita naik motor tarik 3 (bareng member gue) dan lebih ngenesnya gue cewe dan gue duduk di paling belakang. Untung bapak gue ga tau :v. Waktu ultah gue, dia ngasih hadian dan ngucapin selamat. Akhirnya gue curhat dengan beberapa teman kalau gue suka sama dia. Eh akhirnya semua terbongkar. Sejak dia tahu gue suka sama dia, dia jadi kejam, jahat banget sama gue.

Waktu kelas 1 SMA, gue suka lagi sama teman sekelas gue. Awalnya biasa saja. Tapi semenjak mengetahui kalau kita memiliki kesukaan yang sama (penyuka budaya Jepang), gue jadi pengen lebih dekat dengan dia. Sebut saja dia "B". Pokoknya tiap hari gue beli POCKY supaya dia bisa nyamperin gue lalu minta sebatang pocky. Gue rajin negrjain PR supaya dia bisa nyontek cuma dari gue aja. Kita chat-an tiap malam. Dan juga pernah sekali si B ngelus pala gue waktu gue lagi menggambar.

Dan gue dengar kabar burung, kalau dia dan teman akrab gue ; sebut saja "R" bermesraan di SMS. Ya gue sedih lah. Dan one day, waktu lagi jamkos, gue dan si R nonton video Shannon-Why Why live. Nah, tuh lagu kan ada dance nya. Dan dance nya itu berpasangan. Di sela-sela kita lagi nonton, tiba-tiba si R buka suara.

"Eh, Mar, ntar kalo pensi, aku nge-dance ini ya bareng B" ucap si R sambil cekikikan. Gue berfikir sebentar.
"O-oh.. jadi kau memang suka ya sama dia??" gue nanya mau mastiin. Dianya mengiyakan. Gue ikut cekikikan padahal dalam hati gue merasa... ah... you know lah...

Dengan sepengetahuan gue, teman-teman sekelas gue pada dukung hubungan mereka berdua. Dan pada suatu hari, saat pulang sekolah, gue melihat dengan mata kepala gue sendiri, kalo si B nembak si R. Kebetulan gue pulang ama teman gue yang satu lagi. Dia cuma bisa puk-pukin gue :v.

Ya, gimana menurut kalian tentang cerita ini? Ambil hikmah nya aja. Sekian dari gue.
Annyeong~



Selasa, 29 September 2015

What The....

29 Sept 2015


I CAN'T EXPLAIN WHAT HAPPEN TODAY.

WHY...

WHY...

Tadi waktu pelajaran biologi, sensei manggil aku.

Sensei  :"Eh... yang nomor sekian... coba yang boru raja gukguk yang baca"
Me      :"..."
Sensei :"Hei.. boru raja gukguk"
Me      :"?" 
            "(nunjuk diri sendiri)"


Aku jadi kelihatan bodoh karena sensei gyaaa.

Tapi, hari ini Basoka nembak Risna. Aku engga tau harus senang atau sendih. Disisi lain aku ada rasa sama Basoka meski sedikit. Disisi lain, Risna adalah sahabatku. Disisi lain, aku udah punya sensei untuk disukai juga.

Aku engga tau ntar malem aku bakal nangis apa engga. Tapi aku udah meyakinkan pada Risna kalau aku udah relain Basoka.

Pocky... Pocky... Pocky...
Aku merasa pocky yang aku kasih itu sia-sia. :)


Selamat buat kedua sahabatku

Senin, 07 September 2015

Tidak Terduga

Dear diary,
Karena tau hari senin kakak punya jadwal biologi, aku jadi suka hari senin yawyaw...
Tapi waktu upacara aku engga liat dia. Tapi sebelum jam pelajaran agama, dia masuk ke kelas. Ih! Kenapa sih dia jadi sering masuk ke kelas aku??? ><

Hati ku jadi deg-degan. Muka aku merah. Emang mau kamu apa sih ? xD <3
Tapi waktu pulang sekolah, dia ga ada di kantin depan. Aissshhhhhhhh~

Basoka bikin kesel aja deh. Aku tuh sebenarnya ga suka suara pukulan. Tapi kenapa sih Basoka terus mukul2 meja? Kamu kira aku engga trauma gegara kejadian tangan ketusuk pen itu, hah??

Besok dia masuk!!! Yeyeye!! SELASA IS COMING!!! YEAYYY

Sabtu, 05 September 2015

Merasa Aneh

Dear diary,
Rasanya aku ingin selalu bersenandung lagu ini:

"Karena kusuka, kusuka dirimu, ku akan selalu berada disini. Walau didalam keramaian, tak akan pernah kau sadari..~".

Senang banget tau ga sih. Hari ini ada sensei yeay!! Waktu sensei masuk, sensei kan kalo ngajar pasti pake projector. Kan stopkontak ada di samping meja aku. Tiba-tiba sensei dateng mau colokin charger laptopnya ke stopkontak. Dia ngomong ke aku. "Bisa nya ini? ( re : apa stopkontak ini berfungsi? ),". aku jawab, "eng.. bisa pak..,". Tapi malu-malu. Njirrrrrrr. Terus sensei nerangin pelajaran. Aduh aku ga kuat >.<.

Dilanjutkan dengan kisah aku dan Oka-kun. Oka-kun bilang "Ganbatte!," waktu aku lagi ngerjain tugas. Hihihi lucu banget sih. Terus Oka-kun minta pocky sebelum pulang. Aku senang banget. Karena sebenarnya dia ga ada minta pocky yang udah aku beli untuk dia. Aneh ya. Dia udah celaka karna aku eh malah bisa senyum, kasih semangat ke aku.

Waktu pulang sekolah, aku exited banget. Karena biasanya sensei stay disitu dulu saat pulang sekolah. Aku liat motornya. Gotcha! Sensei ada disitu. Aku ngelirik sensei sekilas. Begitu juga dengan sensei. Kenapa aku jadi deg-deg an gini?.

Hari ini beruntung banget ya. Hari ini penuh dengan CINTA, CINTA & CINTA.

Ahhh~ Jatuh cinta berjuta rasanya.

Jumat, 04 September 2015

ゴメンナサイ

Dear diary,
Hari ini adalah hari yang cukup menegangkan bagi aku. Gimana engga? Aku yang biasanya kek orang gila dikelas jadi kayak orang sakit, wajah pucat gegara kejadian semalam. Aku juga sedikit canggung untuk bicara sama Oka-kun. Oh iya. Semalam uang jajan ku seminggu udah habis gegara beli POCKY 5 kotak untuk dikasih ke dia tapi dianya malu-malu ngomong ke aku. Aku juga wkwk. Dia malah nanya "Mar, kau marah sama ku?". Lucu banget ya. Yang disakitin siapa, yang marah siapa wkwk.

Akhirnya besok hari sabtu! Sensei itu masuk yeyeyeeye!!! pokoknya besok harus tottaly kawaii wkwk. Udah dulu deh. Aku lagi pusing mikirin oka-kun dan sensei gyaaaa